- dpmptsp@bantulkab.go.id
- 081328848393
- Komplek II Kantor Pemda Bantul Jl. Lingkar Timur Manding, Trirenggo, Bantul DIY 55714
Sentra Industri Kayu dan Bambu di Desa Muntuk, Dlingo, Bantul, merupakan pusat kerajinan yang tumbuh dari tradisi turun-temurun dan kini menjadi tulang punggung ekonomi kreatif masyarakat setempat. Di Dusun Tangkil khususnya, hampir seluruh warga menggantungkan hidup dari kerajinan bambu, menghasilkan lebih dari 260 jenis produk mulai dari perabot rumah tangga seperti tampah, ceting, dan tudung saji, hingga souvenir modern seperti vas bunga, tempat pensil, dan lampu hias. Proses produksi dilakukan secara manual dengan teknik anyaman khas yang diwariskan dari generasi ke generasi, menciptakan karya yang tidak hanya fungsional tetapi juga artistik. Showroom Muntuk Bamboo Art Space menjadi etalase utama untuk memamerkan dan memasarkan hasil karya warga kepada wisatawan dan pembeli lokal.
Selain bambu, beberapa dusun di Kalurahan Muntuk juga mengembangkan industri kayu, seperti meubel dan kusen pintu/jendela, yang tersebar di wilayah Temuwuh dan sekitarnya. Kolaborasi antara pengrajin, pemerintah desa, dan komunitas kreatif telah mendorong inovasi desain serta promosi digital, menjadikan produk-produk lokal semakin kompetitif di pasar regional. Sentra industri ini tidak hanya menjadi sumber penghidupan, tetapi juga ruang pelestarian budaya dan pemberdayaan masyarakat. Dengan mengintegrasikan kerajinan ke dalam jalur wisata Dlingo, Desa Muntuk tampil sebagai contoh sukses sinergi antara tradisi, ekonomi, dan pariwisata berkelanjutan.
Sumber :
https://jogja.tribunnews.com/2018/12/10/melihat-dari-dekat-sentra-kerajinan-bambu-di-muntuk-bantul
https://kec-dlingo.bantulkab.go.id/hal/profil-profil
Sentra Industri kayu dan bambu di Desa Muntuk merupakan potensi yang berada di Kapanewon Dlingo dan termasuk dalam Sektor Ekonomi Kreatif.
Peluang Investasi di Kapanewon Dlingo pada Sektor Ekonomi Kreatif :
| No | Peluang Investasi | Nilai Investasi |
|---|---|---|
| 1 | Fasilitas pertunjukan kesenian/kebudayaan seperti panggung atau balai budaya | Rp 1.000.000.000 |
| 2 | Pengembangan produk kerajinan (berbasis online, diversifikasi produk | Rp 500.000.000 |
Dlingo
Ekonomi Kreatif