- dpmptsp@bantulkab.go.id
- 081328848393
- Komplek II Kantor Pemda Bantul Jl. Lingkar Timur Manding, Trirenggo, Bantul DIY 55714
Pasar Jolontoro adalah pasar kuliner tradisional yang terletak di Dusun Karangkulon, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Bantul. Berlokasi di tepi Bendungan Jolontoro yang dikelilingi rumpun bambu alami, pasar ini menyuguhkan suasana pedesaan yang sejuk dan ramah lingkungan. Uniknya, transaksi di pasar ini menggunakan koin bambu sebagai alat tukar, dan seluruh kemasan makanan dibuat dari bahan non-plastik seperti daun, anyaman bambu, batok kelapa, dan gelas kaca. Konsep ini lahir dari inisiatif warga untuk menciptakan ruang ekonomi kreatif sekaligus kampanye pengurangan sampah plastik. Pasar Jolontoro dibuka setiap Minggu Kliwon dalam penanggalan Jawa, menjadikannya bagian dari siklus budaya lokal yang masih hidup.
Selain kuliner khas seperti getuk, tiwul, gudeg manggar, dan bakmi Jawa, pasar ini juga menghadirkan atraksi seni tradisional seperti solawatan rodat, hadroh, dan pertunjukan musik akustik lokal. Dengan lebih dari 40 pedagang yang semuanya berasal dari warga sekitar, Pasar Jolontoro menjadi ruang pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas yang inklusif dan berkelanjutan. Pengunjung tidak hanya menikmati makanan, tetapi juga merasakan nilai-nilai gotong royong, pelestarian budaya, dan keindahan alam bantaran sungai. Kehadiran pasar ini melengkapi ekosistem wisata budaya di Imogiri, berdampingan dengan destinasi seperti Batik Giriloyo dan Makam Raja-Raja Mataram, menjadikannya titik penting dalam narasi pariwisata berbasis tradisi dan lingkungan.
Sumber :
https://jogjapolitan.harianjogja.com/read/2019/09/23/511/1019712/warga-desa-di-bantul-kembangkan-pasar-kuliner-tanpa-kantong-plastik
https://diy.jadesta.com/paket/pasar_jolontoro
Pasar Jolontoro merupakan potensi yang berada di Kapanewon Imogiri dan termasuk dalam Sektor Kebudayaan Dan Pariwisata.
Peluang Investasi di Kapanewon Imogiri pada Sektor Kebudayaan Dan Pariwisata :
| No | Peluang Investasi | Nilai Investasi |
|---|---|---|
| 1 | Homestay/penginapan dalam kawasan hutan pinus | Rp 3.000.000.000 |
| 2 | Restoran konsep hasil agro desa | Rp 1.000.000.000 |
| 3 | Pengembangan wisata alam dan wisata budaya (berbasis online dan diversifikasi destinasi wisata) | Rp 1.500.000.000 |
Imogiri
Kebudayaan Dan Pariwisata