- dpmptsp@bantulkab.go.id
- 081328848393
- Komplek II Kantor Pemda Bantul Jl. Lingkar Timur Manding, Trirenggo, Bantul DIY 55714
Haul Pangeran Diponegoro di Pajangan, Bantul, merupakan peringatan tahunan yang digelar setiap 8 Januari untuk mengenang wafatnya sang pahlawan nasional, Raden Ontowiryo atau Pangeran Diponegoro. Acara ini dipusatkan di pelataran Goa Selarong, Desa Guwosari—tempat bersejarah yang menjadi markas perjuangan beliau selama Perang Jawa melawan penjajahan Belanda. Haul ini tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga simbol penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan, keikhlasan, dan keberanian yang diwariskan oleh Diponegoro. Rangkaian kegiatan biasanya meliputi pengajian akbar, mujahadah, dan refleksi sejarah yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, santri, serta warga dari berbagai daerah.
Selain sebagai ajang silaturahmi dan syiar keagamaan, Haul Pangeran Diponegoro juga menjadi ruang konsolidasi sosial dan budaya di wilayah Pajangan. Dalam beberapa tahun terakhir, acara ini turut diramaikan dengan pelantikan pengurus organisasi keagamaan, diskusi kebangsaan, dan kampanye nilai-nilai perjuangan yang relevan dengan konteks kekinian. Kehadiran para ulama dan tokoh lokal memperkuat pesan bahwa perjuangan Diponegoro tidak hanya milik masa lalu, tetapi harus terus dilanjutkan dalam bentuk dakwah, pendidikan, dan pengabdian masyarakat. Haul ini menjadi bukti bahwa semangat perlawanan dan spiritualitas Diponegoro tetap hidup di hati masyarakat Bantul, khususnya Guwosari, sebagai warisan luhur yang menginspirasi generasi penerus
Sumber :
https://gudeg.net/direktori/603/
https://kec-pajangan.bantulkab.go.id/news/pengajian-khoul-pangeran-diponegoro-ke-170
Event Budaya : Upacara Nyadran Makam Sewu, Haul Pangeran Diponegoro, dll merupakan potensi yang berada di Kapanewon Pajangan dan termasuk dalam Sektor Kebudayaan Dan Pariwisata.
Peluang Investasi di Kapanewon Pajangan pada Sektor Kebudayaan Dan Pariwisata :
| No | Peluang Investasi | Nilai Investasi |
|---|---|---|
| 1 | Homestay/penginapan dalam kawasan hutan pinus | Rp 3.000.000.000 |
| 2 | Wisata berbasis budaya dan kuliner | Rp 750.000.000 |
| 3 | Event organizer kegiatan pariwisata, budaya/kesenian | Rp 1.500.000.000 |
Pajangan
Kebudayaan Dan Pariwisata