- dpmptsp@bantulkab.go.id
- 081328848393
- Komplek II Kantor Pemda Bantul Jl. Lingkar Timur Manding, Trirenggo, Bantul DIY 55714
Desa Mandiri Budaya Dlingo dan Muntuk di Kabupaten Bantul merupakan dua wilayah yang aktif melestarikan tradisi lokal sekaligus mengembangkan potensi budaya sebagai kekuatan pembangunan berbasis komunitas. Kalurahan Dlingo dikenal dengan kekayaan seni pertunjukan seperti jathilan, ketoprak, dan gejog lesung yang rutin ditampilkan dalam event tahunan seperti Upacara Rosulan dan Rebo Pungkasan. Selain itu, masyarakat Dlingo juga menjaga tradisi spiritual seperti nyadran dan wiwitan yang memperkuat hubungan antarwarga dan nilai-nilai kearifan lokal. Dengan dukungan sanggar seni, kelompok karawitan, dan komunitas pemuda, Dlingo menjadi ruang hidup budaya yang dinamis dan inklusif.
Sementara itu, Kalurahan Muntuk yang berada di lereng perbukitan Dlingo memiliki kekayaan alam dan budaya yang diolah menjadi program desa wisata edukatif. Potensi seperti gua-gua alam, situs batuan, dan kerajinan anyaman bambu menjadi daya tarik utama yang dikembangkan melalui kolaborasi warga dan perguruan tinggi. Muntuk juga aktif dalam kegiatan pertukaran budaya, pelatihan seni, dan penguatan kelembagaan desa melalui musyawarah dan rembug budaya. Status sebagai Desa Mandiri Budaya mendorong Muntuk untuk terus berinovasi dalam pelestarian tradisi sekaligus membuka ruang partisipasi generasi muda dalam pembangunan berbasis nilai-nilai lokal. Kedua desa ini menjadi contoh bagaimana budaya bukan hanya warisan, tetapi juga fondasi masa depan yang berkelanjutan.
Sumber :
https://kreativitas.ugm.ac.id/?p=11850
https://muntuk.bantulkab.go.id/first
Desa Mandiri Budaya: Dlingo dan Muntuk merupakan potensi yang berada di Kapanewon Dlingo dan termasuk dalam Sektor Kebudayaan Dan Pariwisata.
Peluang Investasi di Kapanewon Dlingo pada Sektor Kebudayaan Dan Pariwisata :
| No | Peluang Investasi | Nilai Investasi |
|---|---|---|
| 1 | Homestay/penginapan dalam kawasan hutan pinus | Rp 3.000.000.000 |
| 2 | Restoran konsep hasil agro desa | Rp 750.000.000 |
| 3 | Pengembangan wisata alam dan wisata budaya (berbasis online dan diversifikasi destinasi wisata | Rp 1.000.000.000 |
Dlingo
Kebudayaan Dan Pariwisata