- dpmptsp@bantulkab.go.id
- 081328848393
- Komplek II Kantor Pemda Bantul Jl. Lingkar Timur Manding, Trirenggo, Bantul DIY 55714
Pertunjukan kesenian tradisional di wilayah Dlingo, Bantul, menghadirkan kekayaan budaya Jawa yang hidup dan terus berkembang melalui ekspresi musikal dan sastra lisan. Karawitan, sebagai seni musik gamelan, dimainkan oleh kelompok warga lintas generasi dengan penuh dedikasi. Denting saron, kendang, dan gong berpadu dalam harmoni yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi sarana pelestarian nilai-nilai luhur. Di beberapa pedukuhan seperti Tangkil dan Seropan, kelompok karawitan ibu-ibu dan bapak-bapak rutin menggelar latihan dan pentas, menjadikan pendopo desa sebagai ruang budaya yang aktif dan inklusif.
Sementara itu, seni Macapat dan Thek-thek menambah warna khas dalam pertunjukan tradisional Dlingo. Macapat, sebagai tembang Jawa klasik, dilantunkan dengan artikulasi yang jelas dan penuh makna, menyampaikan filosofi hidup melalui bait-bait tembang seperti Pangkur, Dhandhanggula, dan Sinom. Thek-thek, yang menggunakan alat musik sederhana dari bambu dan barang bekas, menjadi simbol kreativitas rakyat dalam menciptakan irama yang meriah dan komunikatif. Ketiga kesenian ini sering ditampilkan dalam acara hajatan, kirab budaya, maupun festival desa, memperkuat identitas lokal dan membangkitkan semangat gotong royong serta kebanggaan terhadap warisan budaya Jawa.
Sumber :
https://muntuk.bantulkab.go.id/first/artikel/312-Karawitan
https://nusantarapedia.net/macapat-dalam-medium-garap-penyajian-karawitan/
https://filsafat.ugm.ac.id/2025/07/03/fakultas-filsafat-ugm-dorong-pengembangan-pendidikan-berkelanjutan-melalui-seni-pertunjukan-tradisional-macapat-di-bantul/
Pertunjukan Kesenian Tradisional: Karawitan, Macapat, Thek-thek dan lain-lain merupakan potensi yang berada di Kapanewon Dlingo dan termasuk dalam Sektor Kebudayaan Dan Pariwisata.
Peluang Investasi di Kapanewon Dlingo pada Sektor Kebudayaan Dan Pariwisata :
| No | Peluang Investasi | Nilai Investasi |
|---|---|---|
| 1 | Homestay/penginapan dalam kawasan hutan pinus | Rp 3.000.000.000 |
| 2 | Restoran konsep hasil agro desa | Rp 750.000.000 |
| 3 | Pengembangan wisata alam dan wisata budaya (berbasis online dan diversifikasi destinasi wisata | Rp 1.000.000.000 |
Dlingo
Kebudayaan Dan Pariwisata