- dpmptsp@bantulkab.go.id
- 081328848393
- Komplek II Kantor Pemda Bantul Jl. Lingkar Timur Manding, Trirenggo, Bantul DIY 55714
Petilasan Sultan Agung yang terletak di Dusun Bawong I dan Bawong II, Kalurahan Trimulyo, Kapanewon Jetis, Bantul, merupakan situs bersejarah yang diyakini sebagai tempat persinggahan dan semedi Sultan Agung Hanyakrakusuma dalam perjalanan spiritualnya mencari “tanah wangi” atau Siti Arum. Di lokasi ini terdapat sendang alami yang airnya jernih dan tak pernah kering, bahkan di musim kemarau, menjadi simbol kesucian dan ketenangan. Di sekitar sendang berdiri bangunan joglo sederhana yang digunakan sebagai tempat doa dan meditasi, dikelilingi pepohonan rindang yang menambah suasana sakral dan damai. Warga setempat menjaga tempat ini dengan penuh rasa hormat, dan keberadaan juru kunci memperkuat nilai spiritual serta tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.
Selain nilai historis dan spiritualnya, petilasan ini juga menjadi bagian penting dari narasi budaya lokal di Bantul. Pengunjung yang datang tidak hanya untuk berziarah, tetapi juga untuk merasakan kedekatan dengan alam dan sejarah Jawa yang hidup dalam lanskap desa. Petilasan Sultan Agung di Trimulyo menjadi bukti nyata bagaimana jejak tokoh besar Nusantara tetap terjaga melalui ruang-ruang kontemplatif yang sederhana namun bermakna. Tempat ini sekaligus menjadi pengingat akan kebijaksanaan, kekuatan batin, dan hubungan harmonis antara manusia, leluhur, dan alam yang menjadi inti dari filosofi Jawa.
Sumber
1. https://jadesta.kemenpar.go.id/atraksi/petilasan_watu_ngelak
2. https://jelajahbantul.bantulkab.go.id/listings/puton#:~:text=Desa%20wisata%20Puton%20terletak%20di%20Desa%20Trimulyo%2C,wisata%20Puton%20mengembangkan%20diri%20menjadi%20desa%20pertanian
Petilasan Sultan Agung di dusun Blawong I dan Blawong II, Desa Trimulyo merupakan potensi yang berada di Kapanewon Jetis dan termasuk dalam Sektor Kebudayaan Dan Pariwisata.
Peluang Investasi di Kapanewon Jetis pada Sektor Kebudayaan Dan Pariwisata :
| No | Peluang Investasi | Nilai Investasi |
|---|---|---|
| 1 | Pengembangan desa wisata berbasis alam seperti bumi perkemahan, atau wahana outbond | Rp 1.500.000.000 |
| 2 | Resto berbasis kuliner lokal | Rp 500.000.000 |
| 3 | Event organizer dengan menggabungkan pariwisata, budaya/kesenian | Rp 500.000.000 |
Jetis
Kebudayaan Dan Pariwisata