- dpmptsp@bantulkab.go.id
- 081328848393
- Komplek II Kantor Pemda Bantul Jl. Lingkar Timur Manding, Trirenggo, Bantul DIY 55714
Situs Kapuhan, Goa Payaman, dan Bakal Poh di Kalurahan Argodadi, Sedayu, Bantul merupakan rangkaian cagar budaya yang menyimpan jejak sejarah spiritual dan perjuangan masa lampau. Goa Payaman, sebuah gua buatan yang terletak di Dusun Kapuhan, diyakini sebagai tempat persembunyian Pangeran Diponegoro saat melawan penjajah Belanda. Gua ini tidak hanya menjadi simbol perlawanan, tetapi juga saksi bisu dari strategi gerilya yang dijalankan oleh sang pahlawan nasional. Di sebelah timur gua terdapat lima makam yang tersusun berderet, salah satunya dipercaya sebagai makam Raden Joko Panekti, seorang bangsawan dari Pajajaran, yang menunjukkan adanya koneksi lintas wilayah dan zaman dalam sejarah lokal.
Sementara itu, Situs Bakal Poh merupakan kompleks pemakaman tua yang menjadi tempat peristirahatan tokoh-tokoh penting dalam sejarah Argodadi. Situs ini memiliki nilai spiritual tinggi dan menjadi titik ziarah masyarakat setempat, terutama saat tradisi nyadran atau bersih makam. Ketiga situs ini—Kapuhan, Goa Payaman, dan Bakal Poh—mewakili warisan budaya yang tak ternilai, mencerminkan perpaduan antara sejarah perjuangan, spiritualitas, dan kearifan lokal. Pemerintah daerah dan komunitas budaya terus mendorong pelestarian situs-situs ini sebagai bagian dari identitas Bantul dan potensi wisata sejarah yang edukatif dan inspiratif.
Sumber : https://ksmtour.com/informasi/tempat-wisata/yogyakarta/goa-payaman-daya-tarik-wisata-alam-yogyakarta.html
Cagar Budaya: Situs Kapuhan dan Bakal Poh merupakan potensi yang berada di Kapanewon Sedayu dan termasuk dalam Sektor Kebudayaan Dan Pariwisata.
Peluang Investasi di Kapanewon Sedayu pada Sektor Kebudayaan Dan Pariwisata :
| No | Peluang Investasi | Nilai Investasi |
|---|---|---|
| 1 | Wisata berbasis budaya dan kuliner | Rp 1.000.000.000 |
| 2 | Event organizer kegiatan pariwisata, budaya/kesenian | Rp 500.000.000 |
Sedayu
Kebudayaan Dan Pariwisata