- dpmptsp@bantulkab.go.id
- 081328848393
- Komplek II Kantor Pemda Bantul Jl. Lingkar Timur Manding, Trirenggo, Bantul DIY 55714
Pasanggrahan Ambarbinangun terletak di Dusun Kalipakis, Desa Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul. Dibangun pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono VI sekitar tahun 1855, pesanggrahan ini awalnya berfungsi sebagai tempat peristirahatan raja dan keluarga keraton. Nama "Ambarbinangun" berasal dari kata ambar (harum) dan binangun (dibangun), yang mencerminkan cita rasa keharuman dan keasrian tempat tersebut. Bangunan ini mengusung arsitektur tradisional Jawa dengan elemen khas seperti Dalem Ageng, Bangsal Dhahar, dan kolam pemandian putri keraton. Di sekelilingnya terdapat taman dan pepohonan tua, termasuk pohon manggis berusia lebih dari dua abad yang konon ditanam langsung oleh Sultan HB VI.
Kini, Pasanggrahan Ambarbinangun telah ditetapkan sebagai cagar budaya dan difungsikan sebagai pusat kegiatan kepemudaan dengan nama Pondok Pemuda Ambarbinangun. Tempat ini menjadi ruang pelatihan, seleksi Paskibraka, pertukaran pemuda antarnegara, hingga kegiatan seni dan budaya. Meski telah mengalami adaptasi fungsi, pesanggrahan ini tetap mempertahankan nilai historis dan spiritualnya, menjadi saksi bisu perjalanan sejarah Yogyakarta. Dengan suasana yang tenang dan arsitektur yang anggun, Ambarbinangun menawarkan pengalaman kontemplatif sekaligus edukatif bagi siapa pun yang ingin menyelami jejak peradaban Jawa.
Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Pesanggrahan_Ambarbinangun
https://www.detik.com/jogja/budaya/d-6916724/melihat-pesanggrahan-ambarbinangun-ada-pohon-manggis-berusia-2-abad
Pasanggrahan Ambarbinangun merupakan potensi yang berada di Kapanewon Kasihan dan termasuk dalam Sektor Kebudayaan Dan Pariwisata.
Peluang Investasi di Kapanewon Kasihan pada Sektor Kebudayaan Dan Pariwisata :
| No | Peluang Investasi | Nilai Investasi |
|---|---|---|
| 1 | Homestay di Kawasan Desa Wisata | Rp 3.000.000.000 |
| 2 | Event organizer kegiatan pariwisata, budaya/kesenian | Rp 500.000.000 |
| 3 | Pengembangan destinasi wisata berbasis budaya dan alam. | Rp 1.000.000.000 |
Kasihan
Kebudayaan Dan Pariwisata