- dpmptsp@bantulkab.go.id
- 081328848393
- Komplek II Kantor Pemda Bantul Jl. Lingkar Timur Manding, Trirenggo, Bantul DIY 55714
Desa Wisata Tapak Tilas Sultan Agung terletak di Pedukuhan Cempluk, Kalurahan Mangunan, Dlingo, Bantul, dan menjadi ruang hidup budaya yang merefleksikan jejak sejarah dan spiritualitas Jawa. Desa ini mengangkat narasi perjalanan Sultan Agung—tokoh besar Mataram Islam—sebagai inspirasi utama dalam pengembangan wisata berbasis nilai-nilai lokal. Salah satu titik ikoniknya adalah Watu Goyang, sebuah batu besar di dataran tinggi yang diyakini menjadi tempat peristirahatan Sultan Agung dalam perjalanan menuju makamnya di Imogiri. Dari sini, pengunjung dapat menikmati panorama Pegunungan Sewu dan lautan awan saat pagi hari, menjadikannya spot favorit untuk menikmati sunrise dan kontemplasi alam.
Lebih dari sekadar wisata alam, desa ini juga aktif mempertahankan tradisi seni seperti gejog lesung, pedalangan, kethoprak, karawitan, dan hadroh yang rutin ditampilkan dalam event budaya. Warga setempat turut mengembangkan kerajinan khas seperti warongko keris, plakat kayu, dan suvenir custom yang mencerminkan kekayaan estetika lokal. Fasilitas seperti homestay, balai pertemuan, dan area kuliner turut mendukung kenyamanan wisatawan, sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif bagi masyarakat. Desa Wisata Tapak Tilas Sultan Agung bukan hanya destinasi, tetapi juga ruang edukasi dan spiritual yang menghubungkan sejarah, budaya, dan kehidupan komunitas secara harmonis.
Sumber :
https://jadesta.kemenparekraf.go.id/desa/23841
https://kumparan.com/seputar-yogyakarta/pesona-desa-wisata-tapak-tilas-sultan-agung-yogyakarta-22KSWPh3xUB
Desa Wisata Tapak Tilas Sultan Agung merupakan potensi yang berada di Kapanewon Dlingo dan termasuk dalam Sektor Kebudayaan Dan Pariwisata.
Peluang Investasi di Kapanewon Dlingo pada Sektor Kebudayaan Dan Pariwisata :
| No | Peluang Investasi | Nilai Investasi |
|---|---|---|
| 1 | Homestay/penginapan dalam kawasan hutan pinus | Rp 3.000.000.000 |
| 2 | Restoran konsep hasil agro desa | Rp 750.000.000 |
| 3 | Pengembangan wisata alam dan wisata budaya (berbasis online dan diversifikasi destinasi wisata | Rp 1.000.000.000 |
Dlingo
Kebudayaan Dan Pariwisata