- dpmptsp@bantulkab.go.id
- 081328848393
- Komplek II Kantor Pemda Bantul Jl. Lingkar Timur Manding, Trirenggo, Bantul DIY 55714
Industri tahu di Kapanewon Srandakan, Bantul, merupakan salah satu sektor unggulan yang tumbuh dari tradisi agrikultur dan semangat kewirausahaan masyarakat lokal. Sentra utama berada di Desa Trimurti, khususnya Dusun Gunungsaren Kidul, yang dikenal sebagai pusat produksi tahu terbesar di Bantul. Mayoritas warga di dusun ini berprofesi sebagai pengrajin tahu, menghasilkan berbagai jenis produk seperti tahu putih, tahu magel, dan tahu plempung dengan kualitas yang telah menembus pasar Kabupaten Bantul hingga Kota Yogyakarta. Proses produksi masih mempertahankan teknik tradisional, namun telah mengalami peningkatan efisiensi dan mutu berkat pelatihan serta dukungan dari pemerintah dan lembaga pendidikan.
Industri tahu di Srandakan tidak hanya berperan sebagai penggerak ekonomi lokal, tetapi juga menjadi simbol ketahanan pangan berbasis komunitas. Dengan sistem UMKM yang solid dan semangat gotong royong, masyarakat berhasil mengembangkan usaha secara mandiri, meningkatkan kesejahteraan, dan menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan. Potensi wisata edukatif pun mulai digarap, di mana pengunjung dapat melihat langsung proses pembuatan tahu dari awal hingga siap jual, menjadikan kawasan ini sebagai destinasi agrowisata yang menjembatani antara tradisi, ekonomi, dan edukasi publik.
Sumber :
https://trimurti-bantul.desa.id/first/artikel/1105-Sentra-Industri-Tahu
https://repository.umy.ac.id/bitstream/handle/123456789/14494/m.%20NASKAH%20PUBLIKASI.pdf?sequence=13
Industri Tahu merupakan potensi yang berada di Kapanewon Srandakan dan termasuk dalam Sektor Kebudayaan Dan Pariwisata.
Peluang Investasi di Kapanewon Srandakan pada Sektor Kebudayaan Dan Pariwisata :
| No | Peluang Investasi | Nilai Investasi |
|---|---|---|
| 1 | Paket wisata berbasis alam dan budaya | Rp 500.000.000 |
| 2 | Event organizer kegiatan pariwisata, budaya/kesenian | Rp 500.000.000 |
| 3 | Pengembangan produk kuliner (berbasis online, diversifikasi produk) | Rp 500.000.000 |
Srandakan
Kebudayaan Dan Pariwisata