- dpmptsp@bantulkab.go.id
- 081328848393
- Komplek II Kantor Pemda Bantul Jl. Lingkar Timur Manding, Trirenggo, Bantul DIY 55714
Watu Goyang adalah destinasi wisata alam yang terletak di Dusun Cempluk, Kalurahan Mangunan, Dlingo, Bantul, yang menawarkan panorama spektakuler dari ketinggian. Nama “Watu Goyang” berasal dari sebuah batu besar yang dahulu konon bisa bergoyang saat disentuh, menjadi simbol keseimbangan antara kekuatan alam dan spiritualitas Jawa. Terletak di lereng barat Bukit Mangunan, tempat ini menyuguhkan pemandangan luas ke arah Kota Yogyakarta, Pegunungan Menoreh, hingga garis pantai selatan. Saat cuaca cerah, pengunjung bahkan dapat melihat Gunung Merapi dan Gunung Sumbing dari kejauhan.
Spot favorit di Watu Goyang adalah gardu pandang berbentuk helipad yang menjorok ke arah barat, tempat ideal untuk menikmati sunset yang dramatis dan berfoto dengan latar cakrawala terbuka. Selain itu, tersedia fasilitas seperti angkringan, toilet, musala, dan area parkir yang dikelola oleh warga setempat. Dengan tiket masuk yang sangat terjangkau, Watu Goyang menjadi tempat healing yang ramah bagi semua kalangan—baik pencinta fotografi, pemburu senja, maupun keluarga yang ingin bersantai di alam terbuka. Lebih dari sekadar tempat wisata, Watu Goyang adalah ruang kontemplatif yang menghubungkan sejarah, lanskap, dan kehidupan masyarakat lokal secara harmonis.
Sumber :
https://visitingjogja.jogjaprov.go.id/30199/wisata-watu-goyang/
https://tourdejogja.com/watu-goyang-jogja/
https://yogyakarta.kompas.com/read/2023/11/15/215635178/watu-goyang-di-yogyakarta-daya-tarik-biaya-rute
Watu Goyang merupakan potensi yang berada di Kapanewon Dlingo dan termasuk dalam Sektor Kebudayaan Dan Pariwisata.
Peluang Investasi di Kapanewon Dlingo pada Sektor Kebudayaan Dan Pariwisata :
| No | Peluang Investasi | Nilai Investasi |
|---|---|---|
| 1 | Homestay/penginapan dalam kawasan hutan pinus | Rp 3.000.000.000 |
| 2 | Restoran konsep hasil agro desa | Rp 750.000.000 |
| 3 | Pengembangan wisata alam dan wisata budaya (berbasis online dan diversifikasi destinasi wisata | Rp 1.000.000.000 |
Dlingo
Kebudayaan Dan Pariwisata