- dpmptsp@bantulkab.go.id
- 081328848393
- Komplek II Kantor Pemda Bantul Jl. Lingkar Timur Manding, Trirenggo, Bantul DIY 55714
Sentra industri gerabah di Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul—lebih dikenal dengan nama Kasongan—merupakan salah satu pusat kerajinan tanah liat paling ikonik di Yogyakarta. Dengan sejarah yang berakar sejak awal abad ke-20, kawasan ini telah berkembang menjadi desa wisata yang memadukan tradisi dan inovasi. Lebih dari 300 perajin aktif memproduksi berbagai jenis gerabah seperti guci, vas, patung Loro Blonyo, air mancur, dan dekorasi rumah berbahan terra cotta. Teknik pembuatan yang khas, seperti tempel manual dan finishing alami, menjadikan produk Kasongan memiliki nilai estetika tinggi dan daya tarik tersendiri di pasar lokal maupun internasional.
Kasongan bukan hanya tempat produksi, tetapi juga ruang edukasi dan ekspresi seni. Pengunjung dapat mengikuti workshop pembuatan gerabah, mengunjungi showroom yang berjajar di sepanjang jalan, atau menikmati festival seni tahunan yang digelar oleh komunitas lokal. MuseumKu Gerabah, yang didirikan oleh seniman Timbul Raharjo, menjadi pusat pelestarian sejarah dan budaya gerabah Kasongan, sekaligus simbol transformasi kerajinan tradisional menjadi industri kreatif yang berdaya saing global. Dengan ekspor mencapai puluhan kontainer per bulan, Kasongan membuktikan bahwa kreativitas lokal mampu menembus batas dan menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Bangunjiwo.
Sumber :
https://bangunjiwo-bantul.desa.id/first/artikel/101-Gerabah-Kasongan
https://www.detik.com/jogja/bisnis/d-7081585/daya-tarik-sentra-kerajinan-gerabah-kasongan-tembus-pasar-internasional
https://mediaindonesia.com/nusantara/691472/sentra-gerabah-kasongan-bangunjiwo-bantul-yang-tak-lekang-zaman
Sentra Industri Keramik/Gerabah di Desa Bangunjiwo merupakan potensi yang berada di Kapanewon Kasihan dan termasuk dalam Sektor Kebudayaan Dan Pariwisata.
Peluang Investasi di Kapanewon Kasihan pada Sektor Kebudayaan Dan Pariwisata :
| No | Peluang Investasi | Nilai Investasi |
|---|---|---|
| 1 | Homestay di Kawasan Desa Wisata | Rp 3.000.000.000 |
| 2 | Event organizer kegiatan pariwisata, budaya/kesenian | Rp 500.000.000 |
| 3 | Pengembangan destinasi wisata berbasis budaya dan alam. | Rp 1.000.000.000 |
Kasihan
Kebudayaan Dan Pariwisata