- dpmptsp@bantulkab.go.id
- 081328848393
- Komplek II Kantor Pemda Bantul Jl. Lingkar Timur Manding, Trirenggo, Bantul DIY 55714
Kompleks Makam Raja-Raja Imogiri, yang terletak di Dusun Pajimatan, Kalurahan Girirejo, Kapanewon Imogiri, Bantul, merupakan situs cagar budaya yang menyimpan jejak sejarah panjang Dinasti Mataram Islam. Dibangun oleh Sultan Agung pada tahun 1632 M sebagai tempat peristirahatan terakhir bagi para raja dan bangsawan keturunan Mataram, kompleks ini berdiri megah di atas Bukit Merak, sebuah lokasi yang dipilih secara spiritual dan simbolik sebagai “gunung berawan” tempat bersemayamnya pusaka kerajaan. Sultan Agung sendiri menjadi tokoh pertama yang dimakamkan di sini, diikuti oleh raja-raja dari Kasultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta, menjadikan Imogiri sebagai titik ziarah penting yang menghubungkan sejarah, spiritualitas, dan budaya Jawa.
Kompleks ini terbagi menjadi beberapa kelompok makam sesuai garis keturunan kerajaan, dengan arsitektur khas Jawa dan tata ruang yang sarat makna filosofis. Untuk mencapai area utama, pengunjung harus menaiki ratusan anak tangga yang membelah hutan perbukitan, menciptakan suasana sakral dan reflektif. Di sekitar makam terdapat Masjid Pajimatan yang berarsitektur limasan tradisional, serta permukiman abdi dalem yang menjaga kelestarian tradisi dan ritual ziarah. Setiap tahun, kompleks ini menjadi pusat kegiatan budaya seperti Upacara Nguras Enceh, yang memperkuat nilai-nilai spiritual dan warisan leluhur. Imogiri bukan sekadar tempat pemakaman, melainkan simbol kebesaran dan kesinambungan budaya Jawa yang terus hidup dalam ingatan kolektif masyarakat.
Sumber : https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbyogyakarta/makam-imogiri/
Kompleks Makam Raja-Raja Imogiri merupakan potensi yang berada di Kapanewon Imogiri dan termasuk dalam Sektor Kebudayaan Dan Pariwisata.
Peluang Investasi di Kapanewon Imogiri pada Sektor Kebudayaan Dan Pariwisata :
| No | Peluang Investasi | Nilai Investasi |
|---|---|---|
| 1 | Homestay/penginapan dalam kawasan hutan pinus | Rp 3.000.000.000 |
| 2 | Restoran konsep hasil agro desa | Rp 1.000.000.000 |
| 3 | Pengembangan wisata alam dan wisata budaya (berbasis online dan diversifikasi destinasi wisata) | Rp 1.500.000.000 |
Imogiri
Kebudayaan Dan Pariwisata