- dpmptsp@bantulkab.go.id
- 081328848393
- Komplek II Kantor Pemda Bantul Jl. Lingkar Timur Manding, Trirenggo, Bantul DIY 55714
Kerajinan rotan, bambu, dan kayu di wilayah Sedayu, Bantul, merupakan wujud keterampilan lokal yang telah berkembang menjadi bagian penting dari ekonomi kreatif masyarakat. Di beberapa desa seperti Argosari dan Tamantirto, warga memanfaatkan bahan-bahan alami ini untuk menciptakan produk fungsional dan dekoratif seperti sangkar burung, perabot rumah tangga, dan aksesori interior. Rotan dan bambu, yang tumbuh subur di kawasan ini, diolah menjadi anyaman kursi, rak, dan hiasan dinding dengan sentuhan estetika khas Jawa. Sementara kayu digunakan untuk membuat kerajinan bernilai tinggi seperti ukiran, bingkai foto, dan miniatur rumah adat, yang sering dijual sebagai suvenir wisata.
Keunikan dari kerajinan ini terletak pada kombinasi antara teknik tradisional dan inovasi desain modern. Para perajin di Sedayu tidak hanya mempertahankan pola-pola klasik, tetapi juga mulai mengembangkan produk yang sesuai dengan selera pasar urban dan kebutuhan interior kontemporer. Beberapa komunitas bahkan telah menjalin kerja sama dengan galeri seni dan toko daring untuk memperluas jangkauan pemasaran. Dengan dukungan dari pemerintah daerah dan Dekranasda Bantul, kerajinan rotan, bambu, dan kayu di Sedayu terus tumbuh sebagai simbol kreativitas lokal yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Sumber :
https://jogja.idntimes.com/travel/destination/sentra-kerajinan-di-bantul-tempatnya-berburu-suvenir-c1c2-01-5mzl8-k9g3b6https://bantulkab.go.id/berita/detail/6714/mendulang-rupiah-lewat-kerajinan-sangkar-burung.html
https://www.bernas.id/2021/05/12604/80020-3-sentra-industri-di-sedayu-sebagai-bagian-wisata-kerajinan-jogja/
Kerajinan rotan bambu, dan kayu. merupakan potensi yang berada di Kapanewon Sedayu dan termasuk dalam Sektor Ekonomi Kreatif.
Peluang Investasi di Kapanewon Sedayu pada Sektor Ekonomi Kreatif :
| No | Peluang Investasi | Nilai Investasi |
|---|---|---|
| 1 | Fasilitas Penunjang Kegiatan Seni dan Budaya | Rp 1.000.000.000 |
| 2 | Pengembangan produk kerajinan | Rp 500.000.000 |
Sedayu
Ekonomi Kreatif