- dpmptsp@bantulkab.go.id
- 081328848393
- Komplek II Kantor Pemda Bantul Jl. Lingkar Timur Manding, Trirenggo, Bantul DIY 55714
Hutan Pinus Pengger, yang terletak di Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Bantul, adalah salah satu ikon wisata alam Yogyakarta yang memadukan keindahan hutan pinus dengan kreativitas spot foto yang artistik. Berada di dataran tinggi, tempat ini menyuguhkan panorama Kota Yogyakarta dari ketinggian, terutama saat malam hari ketika kerlip lampu kota tampak memesona dari balik pepohonan. Suasana sejuk dan tenang menjadikan Hutan Pinus Pengger sebagai tempat ideal untuk melepas penat, berfoto, atau sekadar menikmati udara segar. Spot-spot ikonik seperti “Tangan Raksasa”, “Lubang Raksasa”, dan “Jembatan Pinus” menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin mengabadikan momen dengan latar alam yang dramatis.
Selain sebagai lokasi swafoto, Hutan Pinus Pengger juga menawarkan aktivitas outbond seperti trekking, camping, dan jelajah alam. Fasilitas umum seperti pendopo, hammock, toilet, dan warung makan tersedia untuk menunjang kenyamanan pengunjung. Harga tiket masuk sangat terjangkau, hanya sekitar Rp5.000, dengan tambahan kecil jika ingin berfoto di spot tertentu menggunakan jasa fotografer. Lokasinya mudah dijangkau, sekitar 25 km dari pusat Kota Yogyakarta, dan dapat ditempuh dalam waktu kurang dari satu jam. Hutan Pinus Pengger bukan sekadar tempat wisata, tetapi juga ruang ekspresi kreatif yang mengangkat potensi alam dan budaya lokal menjadi pengalaman visual yang berkesan.
Sumber :
https://yogyakarta.kompas.com/read/2022/12/07/204045678/hutan-pinus-pengger-daya-tarik-harga-tiket-dan-rute
https://www.detik.com/jateng/wisata/d-6390922/hutan-pinus-pengger-bantul-diy-lokasi-jam-buka-dan-harga-tiket
Hutan Pinus Pengger merupakan potensi yang berada di Kapanewon Dlingo dan termasuk dalam Sektor Kebudayaan Dan Pariwisata.
Peluang Investasi di Kapanewon Dlingo pada Sektor Kebudayaan Dan Pariwisata :
| No | Peluang Investasi | Nilai Investasi |
|---|---|---|
| 1 | Homestay/penginapan dalam kawasan hutan pinus | Rp 3.000.000.000 |
| 2 | Restoran konsep hasil agro desa | Rp 750.000.000 |
| 3 | Pengembangan wisata alam dan wisata budaya (berbasis online dan diversifikasi destinasi wisata | Rp 1.000.000.000 |
Dlingo
Kebudayaan Dan Pariwisata