- dpmptsp@bantulkab.go.id
- 081328848393
- Komplek II Kantor Pemda Bantul Jl. Lingkar Timur Manding, Trirenggo, Bantul DIY 55714
Setiap desa di Kapanewon Kasihan, Bantul, memiliki kekayaan budaya yang diwujudkan melalui beragam event tahunan yang sarat makna dan tradisi. Mulai dari kirab budaya, pertunjukan seni tradisional seperti gejog lesung, jathilan, hingga wayang kulit, masyarakat desa aktif menjaga warisan leluhur melalui panggung-panggung lokal. Misalnya, Desa Tirtonirmolo rutin menggelar pentas seni rakyat dan lomba permainan tradisional saat momen Agustusan, sementara Desa Bangunjiwo dikenal dengan Festival Budaya dan Pameran UMKM yang menampilkan batik, kerajinan gerabah, serta kuliner khas. Event-event ini bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana edukasi lintas generasi dan penguatan identitas lokal.
Pemerintah Kapanewon Kasihan turut mendukung pelestarian budaya melalui Gelar Budaya dan UMKM, seperti yang digelar dalam rangka memperingati 12 tahun Undang-Undang Keistimewaan DIY. Acara ini menjadi wadah kolaboratif antara seniman lokal, komunitas desa, dan pelaku usaha kecil untuk menampilkan potensi masing-masing wilayah secara kreatif dan inklusif. Selain memperkuat silaturahmi antarwarga, event budaya desa juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal dan pariwisata berbasis komunitas. Dengan semangat guyub dan inovasi, desa-desa di Kasihan terus membuktikan bahwa budaya bukan sekadar masa lalu, melainkan fondasi masa depan yang hidup dan berkembang.
Sumber : https://bantulkab.go.id/berita/detail/6624/gelar-budaya-dan-umkm-kapanewon-kasihan--lestarikan-budaya-keistimewaan-diy.html
Event budaya di setiap desa merupakan potensi yang berada di Kapanewon Kasihan dan termasuk dalam Sektor Ekonomi Kreatif.
Peluang Investasi di Kapanewon Kasihan pada Sektor Ekonomi Kreatif :
| No | Peluang Investasi | Nilai Investasi |
|---|---|---|
| 1 | Fasilitas penunjang kegiatan seni dan budaya | Rp 1.000.000.000 |
| 2 | Pengembangan produk kerajinan. (berbasis online atau diversifikasi produk) | Rp 500.000.000 |
Kasihan
Ekonomi Kreatif