- dpmptsp@bantulkab.go.id
- 081328848393
- Komplek II Kantor Pemda Bantul Jl. Lingkar Timur Manding, Trirenggo, Bantul DIY 55714
Desa Wisata Puton, yang terletak di Dusun Puton, Kalurahan Trimulyo, Kapanewon Jetis, Bantul, merupakan destinasi budaya dan edukasi yang tumbuh dari semangat rekonstruksi pasca-gempa tahun 2006. Berada di tepi Sungai Opak dan berjarak sekitar 13 km dari pusat Kota Yogyakarta, desa ini mengusung konsep wisata berbasis komunitas dengan mengangkat potensi lokal seperti Petilasan Watu Ngelak—tempat bersejarah yang diyakini sebagai persinggahan Sultan Agung dalam perjalanan menuju Pantai Selatan. Selain itu, Desa Puton dikenal sebagai Kampung Durian karena hampir setiap rumah memiliki pohon durian yang bisa dinikmati langsung oleh wisatawan saat musim panen.
Keunikan Desa Wisata Puton juga terletak pada kekayaan seni tradisionalnya, dengan lebih dari 20 kelompok kesenian aktif seperti gejog lesung, karawitan, pedalangan, macapatan, ketoprak, hingga musik keroncong. Wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, sering datang untuk belajar membatik, membuat gerabah, menanam padi, hingga berinteraksi langsung dengan warga melalui program live-in dan pertukaran budaya. Desa ini menjadi ruang belajar yang hidup, di mana tradisi, keramahan, dan keberagaman menjadi daya tarik utama. Dengan fasilitas seperti homestay, pendopo hijau, dan paket wisata edukatif, Puton terus berkembang sebagai contoh desa wisata yang inklusif dan berkelanjutan.
Sumber :
https://jadesta.kemenparekraf.go.id/desa/puton_watu_ngelak
https://travel.kompas.com/read/2020/12/21/081800127/desa-wisata-puton-diy-belajar-kesenian-hingga-favorit-turis-asing
Desa Wisata Puton (Desa Wisata Watu Ngelak) merupakan potensi yang berada di Kapanewon Jetis dan termasuk dalam Sektor Kebudayaan Dan Pariwisata.
Peluang Investasi di Kapanewon Jetis pada Sektor Kebudayaan Dan Pariwisata :
| No | Peluang Investasi | Nilai Investasi |
|---|---|---|
| 1 | Pengembangan desa wisata berbasis alam seperti bumi perkemahan, atau wahana outbond | Rp 1.500.000.000 |
| 2 | Resto berbasis kuliner lokal | Rp 500.000.000 |
| 3 | Event organizer dengan menggabungkan pariwisata, budaya/kesenian | Rp 500.000.000 |
Jetis
Kebudayaan Dan Pariwisata